Yang Kau Anggap Tak Ada
Aku datang bukan dengan tangan kosong,
aku bawa waktu, tenaga, hati yang tulus,
aku beri tanpa hitung-hitungan,
tapi semua itu kau lewati
seolah aku tak pernah hadir
seolah aku tak pernah berarti.
Kau cabik pengorbananku dengan kata-kata dingin,
kau nilai aku dari luka yang tak kau lihat,
kau samakan aku dengan bayang-bayang lain,
padahal aku berdiri paling nyata
di saat semua orang pergi.
Aku marah
bukan karena aku lemah,
tapi karena aku pernah terlalu kuat
untuk tetap tinggal meski dihancurkan perlahan.
Aku kecewa
bukan karena harapan itu salah,
tapi karena kau menertawakannya
seakan tak ada yang pantas dihargai di dalamnya.
Aku benci
karena cinta dan pengorbananku
kau lempar ke jurang sepi
tanpa berpaling sekali pun.
Tapi dengar ini…
Aku akan tetap berjalan.
Bukan untuk membuatmu menyesal,
tapi agar aku tak terus terbenam
di tempat yang hanya membuatku hilang.
Hari ini aku belajar:
Kadang, menjadi "tidak berguna"
di mata orang yang tak tahu menghargai
adalah tanda bahwa aku terlalu berharga
untuk disia-siakan lagi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar