NAMA KELOMPOK: 1. AZIZAH NUR AFIFAH
(18401244023)
2. NURUL KUSUMAWARDANA (18401249001)
KELAS: PKNH B 2018
1. Apa
relevansi Pendidikan HAM di Indonesia
hari ini ?
2. Bagaimana
relevansi RPS ini untuk menjawab tantangan HAM di Indonesia hari ini ?
3. Apa
saja topik yang menurut anda relevan diakomodasi dalam RPS dan mengapa ?
Jawab:
1. Hak
atas pendidikan secara efektif memberikan pengaruh langsung bagi penikmatan dan
pemenuhan hak-hak lainnya, hak atas pendidikan tidak akan pernah di akui
sebagai hak asasi manusia jika tidak di perjuangkan untuk penegakan hak
pendidikan, dimana di dalam UUD 1945 pasal 31 ayat 1 mengatakan bahwa “setiap
warga negara berhak mendapat pendidikan” sehingga tidak ada alasan apapun untuk
setiap warga negara tidak bersekolah.
Mengenai pendidikan
secara umum masyarakat di tuntut untuk mulai mempelajari pendidikan HAM yang
sebenarnya sedikit banyak telah di peroleh melalui pendidikan agama baik dalam
dunia formal, informal maupun non formal. Pendidikan agama dan pendidikan HAM
memiliki korelasi yang baik dan hubungan yang sangat erat sehingga dalam proses
pembelajaran dapat saling berdampingan dan memberikan pemahaman sebagai konteks
yang mutlak untuk di miliki dan menjadi kewajiban. Pendidikan HAM ini juga
merupakan sebuah proses yang menjadikan setiap orang bebas dan juga membawa
sebuah kebangkitan terhadap munculnya kesadaran yang kritis dalam masyarakat
bahwa penting untuk menghormati hak-hak asasi manusia.
2. Dilihat
dari tantangan HAM seperti dibawah ini:
1. Rendahnya
tingkat kepercayaan masyrakat kepada aparat pemerintah dan lembaga-lembaga
penegak hukum.
2. Masih
ada pihak-pihak yang berusaha menghidupkan kekerasan dan diskriminasi
sistematis terhadap kaum perempuan atau kelompok masyrakat yang dianggap
minoritas.
3. Budaya
kekerasan seringkali masih menjadi pilihan berbagai kelompok masyrakat dalam
menyelesaikan persoalan yang ada diantara mereka.
4. Belum
adanya komitmen pemerintah yang kuat terhadap upaya penegakan HAM dan kemampuan
melaksanakan kebijakan HAM secara efektif sebagaimana diamanatkan oleh
konstitusi.
5. Budaya
feodal dan korupsi menyebabkan aparat penegak hukum tidak mampu bersikap tegas
dalam menindak berbagai pelanggaran HAM yang dilakukan oleh pejabat atau tokoh
masyrakat.
Maka relevansi
RPS dalam menjawab tantangan HAM di Indonesia sesuai dan cukup akurat karena
dalam RPS mencakup segi-segi kelembagaan beserta analisis penegakan HAM.
3. Topik
yang relevan menurut kami adalah tentang ruang lingkup Hak Asasi Manusia, karena
sering terjadi pelanggaran HAM dan
penegakan hukum di indonesia belum merata serta beberapa lembaga
penegakan HAM tidak memberikan perhatian penuh terhadap kaum-kaum atau
masyarakat yang membutuhkan perlindungan, pengembangan, dan kemajuan hak asasi
nya masing-masing, sebab hukum dan HAM sangat berkaitan dimana hukum dan HAM
merupakan satu kesatuan yang sulit di pisahkan dan hukum juga berfungsi sebagai
instrumentarium yuridis, sarana atau tool memperhatikan penghormatan terhadap
prinsip-prinsip dalam HAM.
