Kamis, 18 Oktober 2018

Hak Asasi Manusia Indonesia


NAMA KELOMPOK: 1. AZIZAH NUR AFIFAH (18401244023)
                                      2. NURUL KUSUMAWARDANA (18401249001)
                       KELAS: PKNH B 2018

1.      Apa relevansi Pendidikan HAM  di Indonesia hari ini ?
2.      Bagaimana relevansi RPS ini untuk menjawab tantangan HAM di Indonesia hari ini ?
3.      Apa saja topik yang menurut anda relevan diakomodasi dalam RPS dan mengapa ?
Jawab:
1.      Hak atas pendidikan secara efektif memberikan pengaruh langsung bagi penikmatan dan pemenuhan hak-hak lainnya, hak atas pendidikan tidak akan pernah di akui sebagai hak asasi manusia jika tidak di perjuangkan untuk penegakan hak pendidikan, dimana di dalam UUD 1945 pasal 31 ayat 1 mengatakan bahwa “setiap warga negara berhak mendapat pendidikan” sehingga tidak ada alasan apapun untuk setiap warga negara tidak bersekolah.
Mengenai pendidikan secara umum masyarakat di tuntut untuk mulai mempelajari pendidikan HAM yang sebenarnya sedikit banyak telah di peroleh melalui pendidikan agama baik dalam dunia formal, informal maupun non formal. Pendidikan agama dan pendidikan HAM memiliki korelasi yang baik dan hubungan yang sangat erat sehingga dalam proses pembelajaran dapat saling berdampingan dan memberikan pemahaman sebagai konteks yang mutlak untuk di miliki dan menjadi kewajiban. Pendidikan HAM ini juga merupakan sebuah proses yang menjadikan setiap orang bebas dan juga membawa sebuah kebangkitan terhadap munculnya kesadaran yang kritis dalam masyarakat bahwa penting untuk menghormati hak-hak asasi manusia.
2.      Dilihat dari tantangan HAM seperti dibawah ini:
1.      Rendahnya tingkat kepercayaan masyrakat kepada aparat pemerintah dan lembaga-lembaga penegak hukum.
2.      Masih ada pihak-pihak yang berusaha menghidupkan kekerasan dan diskriminasi sistematis terhadap kaum perempuan atau kelompok masyrakat yang dianggap minoritas.
3.      Budaya kekerasan seringkali masih menjadi pilihan berbagai kelompok masyrakat dalam menyelesaikan persoalan yang ada diantara mereka.
4.      Belum adanya komitmen pemerintah yang kuat terhadap upaya penegakan HAM dan kemampuan melaksanakan kebijakan HAM secara efektif sebagaimana diamanatkan oleh konstitusi.
5.      Budaya feodal dan korupsi menyebabkan aparat penegak hukum tidak mampu bersikap tegas dalam menindak berbagai pelanggaran HAM yang dilakukan oleh pejabat atau tokoh masyrakat.
Maka relevansi RPS dalam menjawab tantangan HAM di Indonesia sesuai dan cukup akurat karena dalam RPS mencakup segi-segi kelembagaan beserta analisis penegakan HAM.
3.      Topik yang relevan menurut kami adalah tentang ruang lingkup Hak Asasi Manusia, karena sering terjadi pelanggaran HAM dan  penegakan hukum di indonesia belum merata serta beberapa lembaga penegakan HAM tidak memberikan perhatian penuh terhadap kaum-kaum atau masyarakat yang membutuhkan perlindungan, pengembangan, dan kemajuan hak asasi nya masing-masing, sebab hukum dan HAM sangat berkaitan dimana hukum dan HAM merupakan satu kesatuan yang sulit di pisahkan dan hukum juga berfungsi sebagai instrumentarium yuridis, sarana atau tool memperhatikan penghormatan terhadap prinsip-prinsip dalam HAM.  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar