Judul
Buku :
Teori Belajar Dan Pembelajaran
Pengarang
Buku : Dr. Ahmad Susanto, M.Pd
Penerbit Buku : PRENADAMEDIA GROUP
Kota penerbitan :
Rawamangun Jakarta
Tahun Terbit : 2013
Ketebalan Buku : xii,
310 halaman
Sinopsis
teori belajar dan pembelajaran
Dalam buku ini belajar
di definisikan sebagai suatu proses dimana suatu organisme merubah perilakunya sebagai akibat pengalaman.
Belajar dan mengajar merupakan dua konsep yang tidak terpisahkan karena keduanya sangat saling
berkaitan satu sama lain. Di kemukakan oleh R.Gagne (1989).
pengetahuan dan
keterampilan yang di dapat dari belajar dinamakan hasil belajar. Dimana hasil
belajar meliputi pemahaman konsep ( aspek kognitif ) yaitu seberapa besar siswa
mampu menerima, menyerap, dam mampu memahami materi yang di berikan oleh guru
nya (Bloom 1979: 158).
Ada beberapa faktor
yang mempengaruhi hasil belajar yaitu faktor internal dan faktor eksternal.
Faktor internal yaitu faktor dari dalam diri siswa itu sendiri seperti
kecerdasan, minat dan bakat, motivasi
belajar, tekad, sikap pantang menyerah, kebiasaan belajar, serta kondisi fisik
dan kesehatan. Sedangkan faktor eksternal yaitu dari luar diri siswa meliputi
keluarga, lingkungan sosial, dan lingkungan pendidikan, dan dari beberapa poin
di atas ada yang di kemukakan oleh Walisman (2007: 158).
Pembelajaran merupakan
dari dua aktivitas belajar dan mengajar yang mungkin terjadi secara
langsung lewat interaksi-interaksi antara pendidik dan yang
di didik. Aktivitas belajar secara metodologis cenderung lebih dominan pada
siswa, sementara mengajar secara instruksional di lakukan oleh guru. Jadi pembelajaran
adalah penyederhanaan atau penurunan arti dari kata belajar dan mengajar (BM),
proses belajar mengajar (PBM), kegiatan belajar mengajar (KBM). Dari aspek
kegunaan mengajar dibagi menjadi dua bagian yaitu mengajar secara tradisional
dan mengajar secara modern. Mengajar secara tradisional adalah menyampaikan
pengetahuan kepada siswa atau murid di sekolah yang di pandang sebagai kesiapan
hidup, dilihat dari proses penyampaian, penguasaan penyampaian, dan guru di anggap
sebagai yang paling aktif, murid bertindak sebagai penerima dan pengajaran
berlangsung dalam ruang kelas. Sedangkan mengajar secara modern adalah suatu
aktivitas membimbing atau menolong sessorang untuk mendapatkan, mengubah, atau
mengembangkan keterampilan, sikap, pengetahuan, dan penghargaan, yang secara
eksplisit tersirat pemahaman pendidikan bertujuan mengubah tingkah laku dan
mengorganisasi lingkungan, serta siswa di pandang sebagai objek yang hidup atau
aktif.
Kinerja mengajar dalam buku ini
guru merupakan suatu komponen yang sangat penting dan sangat menentukan dalam
keberhasilan implementasi suatu strategi pembelajaran. Tampa guru bagaimanapun
bagus dan idealnya suatu strategi itu tidak dapat di aplikasikan jika strategi
yang di gunakan tidak tergantung pada kepiawaian guru dalam menerapkan metode teknik
dan taktik pembelajaran. Dimana fungsi guru adalah sebagai pendidikan dan pengajar,
sebagai anggota masyarakat, sebagai pemimpin, sebagai administrator, dan sebagai
pengelola pembelajaran di kemukakan oleh ( E. Mulyasa (2007: 19). Dalam teori
lain yang di kemukakan oleh Suryadi dan Mulyana (2001: 33) bahwa indikator
pembelajaran sebagai berikut:
Ø Merumuskan
tujuan pembelajaran
Ø Memilih
dan mengembangkan bahan pelajaran
Ø Merencanakan
kegiatan belajar termasuk pendekatan dan metode mengajar, langkah-langkah
kegiatan belajar mengajar serta alat, dan sumber belajar
Ø Merencanakan
penilaian dari hasil evaluasi.
Prinsip pembelajaran di
sekolah dasar meliputi prinsip motivasi, prinsip latar belakang, pemusatan
perhatian, keterpaduan, pemecahan masalah, prinsip menemukan, prinsip belajar
sambil kerja, prinsip belajar sambil bermain, prinsip perbedaan individu, dan
prinsip hubungan social sehingga dengan demikian guru dapat membekali siswa
agar menjadi orang yang kritis, kreatif, inovatif, imajinatif, unggul, taqwa,
dan cendekia karena tujuan pembelajaran sekolah dasar adalah memberikan bekal
kemampuan dasar baca, tulis hitung, pengetahuan dan keterampilan dasar yang
bermanfaat bagi mereka sesuai dengan tingkat perkembangan serta persiapan bagi
mereka untuk mereka untuk mengikuti pendidikan di tingkat menengah baik itu
pembelajaran terpadu ataupun yang lainnya.
Kelebihan
buku
Buku ini menjelaskan
secara detail dan terperinci mengenai pemahaman belajar dan pembelajaran,
dimana antara guru dengan siswa bisa membangun sebuah dinamika hubungan yang
baik dalam proses pembelajaran, sehingga siswa dan guru bisa sama-sama
mendapatkan nilai positif dari proses tersebut. Lewat ini juga sudah di
jelaskan secara detail bagaimana pendidikan itu di terapkan dan masing-masing
memiliki manfaat baik dari segi pengubah tingkah laku maupun pengembangan
potensi-potensi lainnya.
Kekurangan
buku
Hanya saja kelemahan
buku ini masih belum bisa mencapai tahap pelajaran yang sesuai dengan
penggantian zaman, karna setiap periode pasti ada saja perubahan kurikulumnya.
Saran
Agar pengarang lebih
bisa lagi merangkai bahasa yang lebih efektif lagi, lebih bisa berkreatif dan
mungkin bisa memasukan beberapa gambar yang dapat meningkatkan motivasi dan
rasa ingin terus membaca terhadap anak dan juga menggunakan kata-kata yang
menarik serta bisa mengolaborasikannya meski kata dan bahasa yang di gunakan
bisa di pahami.
Manfaat
Manfaat dari buku ini
adalah sebagai wahana untuk menambah wawasan dan pengetahuan bagi para orang
tua, guru, dan para calon guru dalam menyiapkan metode yang lebih bagus lagi
untuk menghadapi anak muridnya.
BACKLINK

Tidak ada komentar:
Posting Komentar