Kamis, 18 Oktober 2018

Resensi buku Drs. Ahmad Susanto, M.Pd.






 Judul Buku          : Teori Belajar Dan Pembelajaran
Pengarang Buku   : Dr. Ahmad Susanto, M.Pd
Penerbit Buku      : PRENADAMEDIA GROUP
Kota penerbitan   : Rawamangun Jakarta
Tahun Terbit        : 2013
Ketebalan Buku   : xii, 310 halaman

Sinopsis teori belajar dan pembelajaran
Dalam buku ini belajar di definisikan sebagai suatu proses dimana suatu organisme merubah  perilakunya sebagai akibat pengalaman. Belajar dan mengajar merupakan dua konsep yang tidak  terpisahkan karena keduanya sangat saling berkaitan satu sama lain. Di kemukakan oleh R.Gagne (1989).
pengetahuan dan keterampilan yang di dapat dari belajar  dinamakan hasil belajar. Dimana hasil belajar meliputi pemahaman konsep ( aspek kognitif ) yaitu seberapa besar siswa mampu menerima, menyerap, dam mampu memahami materi yang di berikan oleh guru nya (Bloom 1979: 158).
Ada beberapa faktor yang mempengaruhi hasil belajar yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal yaitu faktor dari dalam diri siswa itu sendiri seperti kecerdasan, minat dan bakat,  motivasi belajar, tekad, sikap pantang menyerah, kebiasaan belajar, serta kondisi fisik dan kesehatan. Sedangkan faktor eksternal yaitu dari luar diri siswa meliputi keluarga, lingkungan sosial, dan lingkungan pendidikan, dan dari beberapa poin di atas ada yang di kemukakan oleh Walisman (2007: 158).
Pembelajaran merupakan dari dua aktivitas belajar dan mengajar yang mungkin terjadi secara langsung  lewat  interaksi-interaksi antara pendidik dan yang di didik. Aktivitas belajar secara metodologis cenderung lebih dominan pada siswa, sementara mengajar secara instruksional di lakukan oleh guru. Jadi pembelajaran adalah penyederhanaan atau penurunan arti dari kata belajar dan mengajar (BM), proses belajar mengajar (PBM), kegiatan belajar mengajar (KBM). Dari aspek kegunaan mengajar dibagi menjadi dua bagian yaitu mengajar secara tradisional dan mengajar secara modern. Mengajar secara tradisional adalah menyampaikan pengetahuan kepada siswa atau murid di sekolah yang di pandang sebagai kesiapan hidup, dilihat dari proses penyampaian, penguasaan penyampaian, dan guru di anggap sebagai yang paling aktif, murid bertindak sebagai penerima dan pengajaran berlangsung dalam ruang kelas. Sedangkan mengajar secara modern adalah suatu aktivitas membimbing atau menolong sessorang untuk mendapatkan, mengubah, atau mengembangkan keterampilan, sikap, pengetahuan, dan penghargaan, yang secara eksplisit tersirat pemahaman pendidikan bertujuan mengubah tingkah laku dan mengorganisasi lingkungan, serta siswa di pandang sebagai objek yang hidup atau aktif.
 Kinerja mengajar dalam buku ini guru merupakan suatu komponen yang sangat penting dan sangat menentukan dalam keberhasilan implementasi suatu strategi pembelajaran. Tampa guru bagaimanapun bagus dan idealnya suatu strategi itu tidak dapat di aplikasikan jika strategi yang di gunakan tidak tergantung  pada  kepiawaian guru dalam menerapkan metode teknik dan taktik pembelajaran. Dimana fungsi guru adalah sebagai pendidikan dan pengajar, sebagai anggota masyarakat, sebagai pemimpin, sebagai administrator, dan sebagai pengelola pembelajaran di kemukakan oleh ( E. Mulyasa (2007: 19). Dalam teori lain yang di kemukakan oleh Suryadi dan Mulyana (2001: 33) bahwa indikator pembelajaran sebagai berikut:
Ø Merumuskan tujuan pembelajaran
Ø Memilih dan mengembangkan bahan pelajaran
Ø Merencanakan kegiatan belajar termasuk pendekatan dan metode mengajar, langkah-langkah kegiatan belajar mengajar serta alat, dan sumber belajar
Ø Merencanakan penilaian dari hasil evaluasi.

Prinsip pembelajaran di sekolah dasar meliputi prinsip motivasi, prinsip latar belakang, pemusatan perhatian, keterpaduan, pemecahan masalah, prinsip menemukan, prinsip belajar sambil kerja, prinsip belajar sambil bermain, prinsip perbedaan individu, dan prinsip hubungan social sehingga dengan demikian guru dapat membekali siswa agar menjadi orang yang kritis, kreatif, inovatif, imajinatif, unggul, taqwa, dan cendekia karena tujuan pembelajaran sekolah dasar adalah memberikan bekal kemampuan dasar baca, tulis hitung, pengetahuan dan keterampilan dasar yang bermanfaat bagi mereka sesuai dengan tingkat perkembangan serta persiapan bagi mereka untuk mereka untuk mengikuti pendidikan di tingkat menengah baik itu pembelajaran terpadu ataupun yang lainnya.

Kelebihan buku
Buku ini menjelaskan secara detail dan terperinci mengenai pemahaman belajar dan pembelajaran, dimana antara guru dengan siswa bisa membangun sebuah dinamika hubungan yang baik dalam proses pembelajaran, sehingga siswa dan guru bisa sama-sama mendapatkan nilai positif dari proses tersebut. Lewat ini juga sudah di jelaskan secara detail bagaimana pendidikan itu di terapkan dan masing-masing memiliki manfaat baik dari segi pengubah tingkah laku maupun pengembangan potensi-potensi lainnya.

Kekurangan buku
Hanya saja kelemahan buku ini masih belum bisa mencapai tahap pelajaran yang sesuai dengan penggantian zaman, karna setiap periode pasti ada saja perubahan kurikulumnya.

Saran
Agar pengarang lebih bisa lagi merangkai bahasa yang lebih efektif lagi, lebih bisa berkreatif dan mungkin bisa memasukan beberapa gambar yang dapat meningkatkan motivasi dan rasa ingin terus membaca terhadap anak dan juga menggunakan kata-kata yang menarik serta bisa mengolaborasikannya meski kata dan bahasa yang di gunakan bisa di pahami.

Manfaat
Manfaat dari buku ini adalah sebagai wahana untuk menambah wawasan dan pengetahuan bagi para orang tua, guru, dan para calon guru dalam menyiapkan metode yang lebih bagus lagi untuk menghadapi anak muridnya.


BACKLINK


Tidak ada komentar:

Posting Komentar